Kereta Api Jakatingkir KA Jaka Tingkir atau yang kerap disingkat Jakting, merupakan layanan kereta api kelas Ekonomi AC dari PT. KAI Persero untuk kawasan Pulau Jawa. Kereta ini secara khusus melayani relasi Stasiun Purwosari Solo-Stasiun Pasar Senen Jakarta. Berada dalam pengelolaan Daerah Operasional 6 Yogyakarta, KA Jaka Tingkir merupakan kereta api ekspres reguler kelas Ekonomi AC api yang diluncurkan pada 8 Desember 2013 ini mengantarkan penumpang dari Solo ke Jakarta, atau sebaliknya, dengan durasi rata-rata 9 jam. Kecepatan rata-rata kereta dalam sekali perjalanan adalah antara 60 sampai dengan 100 kilometer per jam. Dalam perjalanan relasi ini, KA Jaka Tingkir juga akan singgah pada beberapa stasiun di Yogyakarta, Purwokerto, Cirebon, dan Jakarta. Adapun stasiun tersebut antara lain Stasiun Klaten, Stasiun Yogyakarta Lempuyangan, Stasiun Wates, Stasiun Jenar, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Gombong, Stasiun Purwokerto, Stasiun Cirebon Prujakan, dan Stasiun hari, KA Jaka Tingkir akan berangkat dari Stasiun Purwosari pukul dan tiba di Stasiun Pasar Senen pukul durasi perjalanan sekitar 9,5 jam. Sebaliknya, KA Jaka Tingkir dari Stasiun Pasar Senen akan berangkat pukul dan tiba di Stasiun Purwosari pukul durasi perjalanan sekitar 9 jam 45 menit. Adapun tarif tiket kereta Ekonomi AC ini tersedia bervariasi sesuai subkelas kereta, waktu pemesanan tiket, dan waktu perjalanan kereta yang dipilih penumpang. Kisaran tiket tersebut mulai dari sampai dengan per kereta api kelas Ekonomi AC, KA Jaka Tingkir menawarkan fasilitas yang cukup nyaman. Kereta ini membawa penumpang dengan menggunakan rangkaian terbaru yang terdiri dari delapan kereta Ekonomi, satu kereta makan pembangkit, dan satu kereta barang. Satu kereta Ekonomi menyediakan fasilitas utama berupa AC, toilet ramah lingkungan, bagasi, 104 tempat duduk disusun 2-2, colokan listrik, dan meja kecil di sisi jendela. Tempat duduknya disusun berhadapan dan paten tidak dapat diputar atau diatur posisi sandaran punggungnya. Selimut dan bantal dapat penumpang gunakan dengan biaya sewa yang berlaku. Adapun layanan makan berbayar bisa penumpang nikmati pada kereta restorasi kereta makan maupun langsung di gerbong penumpang, dengan bantuan pramugari/pramugara kereta. Jadwal Kereta Api Jaka Tingkir Solo - Jakarta Nomor Kereta Api 146 StasiunKed Jadwal Kereta Api Jaka Tingkir Jakarta - Solo Nomor Kereta Api 148 StasiunKedatanganKeberangkatanPasar Info Menarik tentang Kereta Api Jakatingkir Asal namaJaka Tingkir adalah seorang Raja Panjang yang dikenal memiliki sifat gagah dan berani. Sifat berani seorang Jaka Tingkir kemudian menginspirasi nama kereta api ini dengan maksud menumbuhkan kebanggaan di kalangan keretaKA Jaka Tingkir pertama kali beroperasi pada 8 Desember 2013 dengan titik keberangkatan dari Stasiun Solo Jebres. Setelah stasiun tersebut menjadi pemberhentian KA Ekonomi jalur utara dan direncanakan menjadi sebuah museum, maka selanjutnya KA Jaka Tingkir berangkat dari Stasiun Purwosari. Peluncuran kereta ini bertujuan menjadi alternatif angkutan bagi penumpang yang tidak kebagian tiket KA Begawan. Dulunya, KA Jaka Tingkir melayani rute tertentu misalnya Senin rute Purwosari-Pasar Senen dan Selasa rute Pasar Senen-Purwosari. Namun, dengan hadirnya rangkaian baru PT. INKA, KA Jaka Tingkir akhirnya bisa beroperasi setiap hari dengan jadwal yang tetap dan sendiri oleh PT KAISebagaimana KA Jayabaya, KA Jaka Tingkir tercatat sebagai kereta api yang dipesan sendiri oleh KAI Persero tanpa didanai oleh Kementerian Perhubungan Indonesia. Secara spesifik, kereta ini termasuk kereta api ke sembilan dari Livery “Kesepakatan” dan kereta api ke tujuh dari Gelombang Livery yang memiliki gerbong pesanan tersendiri dari PT KAI Persero.
Rute dan Jadwal Kereta Api Jaka Tingkir – KA Jaka Tingkir sering pula disingkat sebagai Jakting serta disebut Sepur Joko Tingkir. Kereta api ini juga adalah salah satu kereta api yang sudah cukup terkenal namanya. Kereta api ini termasuk dalam KA jelas ekonomi dari PT KAI di Jawa. Rute yang dilayani adalah Purwosari – Pasar Senen pulang pergi. Kereta api Jaka Tingkir juga adalah KA yang gerbongnya dipesan sendiri oleh PT KAI tanpa adanya pendanaan dari Kementerian Perhubungan Indonesia. KA Jaka Tingkir diluncurkan pada Desember 2013 dan awalnya hendak diberangkatkan dari Solo Jebres. Namun, stasiun tersebut akan dijadikan museum sehingga akhirnya pemberangkatan KA Jaka Tingkir serta KA Bengawan dipindahkan menuju Stasiun Purwosari. Rute kereta api Jaka Tingkir Kereta api Jaka Tingkir sendiri diluncurkan secara khusus untuk mengangkut penumpang yang akan menaiki KA Bengawan namun tak mendapat tiket. Uniknya, KA ini juga hanya melayani beberapa rute tertentu. Sebagai contoh adalah pada hari Senin, rute kereta Jaka Tingkir adalah Purwosari – Pasar Senen. Sementara pada hari Selasa, rute yang dilayani adalah Pasar Senen – Purwosari. Sejak menerima rangkaian KA baru dari PT Inka, KA Jaka Tingir dapat berjalan tiap hari. Asal usul nama KA Jaka Tingkir sendiri tak lepas dari sosok Joko Tingkir, Raja Pajang yang gagah berani. Joko Tingkir naik tahta dan mendapat gelar Sultan Hadiwijaya. Keberanian Jaka Tingkir itulah yang menjadikan namanya digunakan sebagai nama kereta api ini. Kereta api Jaka Tingkir terutama akan menumbuhkan rasa bangga tersendiri pada para penumpang yang menaikinya. Kereta api ini sendiri akan memiliki pemberhentian di antaranya di Stasiun Klaten, Lempuyangan, Wates, Jenar, Kutoarjo, Gombong, Purwokerto, Cirebon Prujakan, Jatinegara hingga Pasar Senen. Rangkaian kereta terdiri dari 8 kereta ekonomi AC, 1 kereta makan pembangkit dan 1 kereta barang yang dimiliki dipo KA Solo Balapan. Untuk harga tiket kereta api Jaka Tingkir sendiri akan tergantung dari subkelas serta jarak tempuhnya. Makin jauh jarak tempuh maka biaya yang harus dikeluarkan akan semakin tinggi. Interior kereta api Jaka Tingkir Per November 2014, KA Jaka Tingkir telah menggunakan dua rangkaian kereta ekonomi AC yang baru dari PT Inka. Kereta api ini sama seperti yang digunakan pada KA Jayabaya. Pergantian rangkaian gerbong ini ditiru semua rangkaian gerbong yang melaksanakan pemeliharaan akhir pada 2014 hingga 2015. Salah satunya adalah kereta api Jaka Tingkir dengan kemudahan akses serta harga yang terjangkau. Tidak heran jika jumlah pemakai kereta api ini terbilang tinggi. Adanya rangkaian gerbong baru membuat kereta api ini memiliki kinerja yang lebih baik dari sebelumnya serta disukai banyak penumpang Kereta api termasuk dalam salah satu moda transportasi yang banyak disukai karena kecepatan dan efisiensinya. Berikut ini informasi terkait Harga tiket dan jadwal kereta api Jaka Tingkir terbaru yang kami ambil dari situs resmi PT KAI. Harga Tiket Kereta Api Jaka Tingkir Jenis Kelas Harga Subclass C Rp Subclass P Rp Subclass Q Rp Subclass S Rp Jadwal Kereta Api Jaka Tingkir Jadwal KA Jaka Tingkir Solo-Jakarta KA 147 Stasiun Kedatangan Keberangkatan PURWOSARI – KLATEN LEMPUYANGAN WATES JENAR KUTOARJO GOMBONG KROYA PURWOKERTO BUMIAYU CIREBON PRUJAKAN JATIBARANG BEKASI JATINEGARA PASAR SENEN – Jadwal KA Jaka Tingkir Jakarta-Solo KA 148 Stasiun Kedatangan Keberangkatan PASARSENEN – 12 JATIBARANG CIREBON PRUJAKAN BUMIAYU PURWOKERTO GOMBONG KUTOARJO JENAR WATES LEMPUYANGAN KLATEN PURWOSARI – Disclaimer Harga tiket dan Jadwal kereta api Jaka Tingkir diatas dapat berubah sewaktu-waktu Harga Tiket dan Jadwal Kereta Lainnya Harga Tiket, Rute dan Jadwal Kereta Api Harina Harga Tiket dan Jadwal Kereta Api Gaya Baru Malam Harga Tiket dan Jadwal Kereta Api Cirebon Ekspres Harga Tiket dan Jadwal Kereta Api Brantas Harga Tiket dan Jadwal Kereta Api Bogowonto Harga Tiket dan Jadwal Kereta Api Bima Informasi ini kami ambil dari situs resmi PT KAI, maka Anda jangan ragu akan kesalahan dari data-datnya. Nah, cukup sekian informasi yang dapat admin sampaikan untuk Anda semua mengenai Harga Tiket, Rute dan Jadwal Kereta Api Jaka Tingkir Terbaru sekaligus dengan rute keberangkataanya. Semoga dengan adanya informasi ini bisa berguna dan bermanfaat bagi Anda sebelum melakukan perjalanan mengunakan kereta api Jaka Tingkir. Terimahkasih sudah berkunjung ke
Home » Traveling Solo – Jakarta Pasar SenenSensasi Kereta Jaka Tingkir, Solo – Jakarta Pasar Senen… Yeah… Ceritanya tepat pada peringatan hari kemerdekaan Indonesia yang ke 72 lalu tanpa ada rencana sebelumnya langsung cus ke pulau Jakarta… Siangnya saya ditelpon temen tanya apakah bisa ke Jakarta pada sore harinya tanggal 17 Agustus… Ya bisa bisa saja, dan tak berselang lama langsung dikirimi dua buah tiket dari Wates, Yogyakarta ke Jakarta Pasar Senen pulang pergi… Dari yang awalnya ngantuk ngantuk syahdu langsung melek gara gara dua buah tiket tersebut 😆 … Oke, nanti sore melanglang buana ke Jakarta Stasiun Pasar Senen menggunakan kereta api Jaka Tingkir… Mayan, pengalaman berbeda yang bisa dibuat cerita di blog ini… Saya sendiri baru pertama kali ini naik kereta api Jaka Tingkir, kalau tidak salah… Sebuah kereta api kelas ekonomi yang melayani rute Stasiun Purwosari Solo ke Stasiun Pasar Senen Jakarta pulang pergi… Karena kereta api ekonomi sempat terbayang seat 3 – 2 seperti kereta api Gaya Baru Malam pada saat melakukan perjalanan Surabaya – Jogja dulu… Eh ternyata meskipun kereta api Jaka Tingkir ini sama sama kelas ekonomi, tapi seatnya berbeda dengan Gaya Baru Malam… Selepas magrib langsung meluncur ke Stasiun Wates, nunggu temen yang bawa tiket beberapa menit… Dan langsung check in lalu menunggu di boarding room… Eh ternyata musti cetak boarding pass dulu meskipun sudah menggunakan tiket fisik… Dibantu bapak penjaga check in sih, dan langsung dicetakkan… Tiket fisiknya cuman kepakai buat nyetak boarding pass, selanjutnya yang kepakai ya boardingpass berwarna oren oren tersebut… Oiya, beli tiketnya pas pada hari itu juga dengan harga Rp. kalau tidak salah… Interior bagus dan bersih… Kereta berangkat dari Wates jam jadi masih bisa sholat isya’ dulu di stasiun… Kereta api Jaka Tingkir tiba di Stasiun Wates cukup tepat waktu… Langsung saja menuju ke jalur 2 untuk bersiap menaiki kereta… Tenang dipandu pak polisi khusus kereta yang berjaga dan menunjukkan kira kira gerbong 5 ada di sebelah mana, kebetulan kami berada di gerbong 5… Setelah naik langsung menuju ke kursi yang sesuai dengan boarding pass… Kursi 13 adalah kursi tujuan kami saat itu… Ternyata konvigurasi seatnya berbeda, kereta api Jaka Tingkir ini memiliki kovigurasi seat 2 – 2… Meskipun tempat duduknya masih tetap berhadap hadapan… Yang menarik adalah A yang digunakan bukan AC split ala rumahan 😆 … Interiornya juga bagus, sudah dilengkapi informasi berupa text LED berjalan… Namun sayangnya GPS lost signal terus, lebih bagusan GPS Andromax milik saya yang selalu akurat 😆 … Enaknya lagi kebetulan kemarin kok ya pas keretanya sepi walaupun ada hari kejepit yang bisa menjadi libur panjang akhir pekan… Tentu menjadi hikmah tersendiri karena saya dan temen yang menempati kursi 13A dan 13B bisa menguasai kursi depannya… Yoi, dua kursi depan kosong melompong jadi bisa dikuaisai… Banyak juga penumpang lain yang pada tiduran menguasai dua kursi atau selonjoran kaki ke kursi di depannya… Kalau begini kan asik meskipun sandaran punggungnya masih tetep tegak berdiri dan bikin cepet pegel… Rasanya syahdu… 😆 Berhubung dari rumah belum makan malam, maka langusung menuju ke gerbong restorasi… Sebenarnya ada mbak mbak pramugari yang tadi sempet menawarkan makanan, tapi tadi belum lapar sih… Menuju gerbong restorasi horor juga karena melewati gerbong genset 😆 … Tanya makanan cuman ada nasi goreng 😆 , ya sudah beli itu dan temen saya pun juga nitip… Nasi goreng seharga Rp. dengan rasa aneh ini pun habis meskipun tidak cocok di lidah 😆 … Nambah air mineral kemasan 600 ml seharga Rp. Cukup mahal memang kalau di kereta, kalau ada persiapan mending sebelum berangkat beli makanan dulu deh… Sekitar jam entah sampai mana sudah ngantuk ngantuknya… Suara speaker yang menginformasikan akan berhenti di stasiun mana dengan keras cukup menganggu bagi yang ingin tidur… Tapi jelas sangat membantu para penumpang yang ingin turun di stasiun tertentu, dalam artian bukan turun di stasiun tujuan terakhir seperti saya… Berhenti di Purwokerto kalau tidak salah… Terus bisa tidur…?? Kalau saya sih enggak 😆 , suara yang cukup berisik, goyangan gerbong, plus sandaran punggung tegak tidak nyaman bagi saya… Namun temen saya dan penumpang lain enjoy enjoy aja pada tidur cukup pules… Saya sih cuman memejamkan mata saja namun masih dam keadaan sadar sambil mendengarkan suara roda kereta berotasi di atas rel kereta plus roda yang menggilas sambungan rel kereta dengan suara khas… Saya yang ga bisa tidur cuman sedikit sedikit melek celingukan ke sana kemari sambil ngecek gps sampai mana… Setelah Cirebon terasa cukup ngebut nih keretanya, cek via aplikasi Ulysse ternyata cuman jalan 103 km/jam paling mentok… Jam subuh sudah memasuki Stasiun Pasar Senen, Jakarta… Wuih tepat waktu dan cukup bingung sampai di sana… Tenang, ikuti saja langkah kaki orang orang 😆 … Sensasi Kereta Jaka Tingkir, Solo – Jakarta Pasar Senen… Ngapain ke Jakarta…?? Yagh ada urusan sebentar, benar benar sebentar karena saya cuman di Jakarta kalau dihitung hitung cuman 2,5 jam 😆 … Yoi, pada hari itu juga setelah urusa selesai, saya langsung pulang lagi ke Wates dengan menggunakan kereta api Fajar Utama yang berangkat pada jam 😆 … Jadi sampai Jakarta cuman numpang cuci muka, sholat subuh, cari sarapan dan pulang deh 😆 … Cerita pulang naik kereta api Fajar Utama kelas binis menyusul ya… Hasta mañana… merupakan website seputar dunia otomotif roda dua maupun roda empat yang membahas mengenai dunia balap,modifikasi,dan banyak hal lainnya.
KeretaApi Joko Tingkir adalah kereta api ekonomi AC yang beroperasi di bawah manajemen PT. KAI DAOP 6 Jogja. Kereta api Jaka Tingkir melayani rute Purwosari - Jakarta Pasar Senen PP. Dalam perjalanannya, Kereta Api . Jadwal Kereta Api. Gerbong unik kereta api, okupansi lrt palembang november 2021, semalt, semalt com,Jaka Tingkir Train Jaka Tingkir Train – shortened Jakting Train, is an air-conditioned Economy class train from Indonesian Railways Company PT KAI operating in Java island. The train is purposely going back and forth in between Purwosari Station Solo - Pasar Senen Station Jakarta. Operating under Operational Area 6 Yogyakarta, Jaka Tingkir Train is an Economy class regular express train without train was launched on December 8th 2013, is serving passengers from Solo to Jakarta, and vice versa, going 9 hours per hour on the average. The average speed in a trip is between 60 to 100 kilometers per hour. Along the trip, the train also stops at several stations in Yogyakarta, Purwokerto, Cirebon, and Jakarta. Those stations are Klaten Station, Yogyakarta Lempuyangan Station, Wates Station, Jenar Station, Kutuarjo Station, Gombong Station, Purwokerto Station, Cirebon Prujakan Station, and Jatinegara Tingkir Train leaves Purwasari Station at and arrives at Pasar Senen Station on the trip duration is about 9 hours and 45 minutes every day. The train fare varies depending on the train sub-class, booking time, and which travel times the passenger wishes. The ticket costs around to per an air-conditioned Economy class train, Jaka Tingkir Train offers reasonable facilities. The train is transporting the passengers using a train that is consist of eight economy class carriages, one generator train, one dining cart, and a freight train. There are also some of the key facilities such as AC, environmentally friendly toilet, luggage space, 104 passenger seats arranged 2-2, power plug, and small desk beside the window. The seats are permanent the backrest are fixed and cannot be adjusted and are arranged to face each other. Blanket and pillow are obtainable with additional charge. Meals are available for purchase and can be enjoyed on the dining cart or at the passenger seats, with help from the train stewards. Train Schedule for Jaka Tingkir Solo - Jakarta Train Number 146 Sta Schedule for Jaka Tingkir Jakarta - Solo Train Number 148 StationArrivalDeparturePasar Information about Jaka Tingkir Train The Origin of the NameJaka Tingkir is a King of The Pajang Kingdom that is known for his soldierly and bravery. His courage inspired the train name and wished to build pride upon its Train HistoryJaka Tingkir Train was initially launched on December 8th 2013, left Solo Jebres Station. After the station becoming the north lane economy train stop and was planned to be a museum, Jaka Tingkir Train now leaves from Purwosari Station. The train commence was aimed to be an alternative train for supporting the Begawan Train. Jaka Tingkir Train was used to serve particular route only for example Purwosari-Pasar Senen route on Monday and Pasar Senen-Purwosari route on Tuesday. But with the presence of a new series of train operated under PT INKA, Jaka Tingkir Train was finally can be fully operated daily with a fixed By PT KAI Similar to Jayabaya Train, Jaka Tingkir Train is marked as one of the trains that were purchased by PT KAI without subsidy from Indonesian Ministry of Transportation. Specifically, the train is the ninth train of Kesepakatan livery and is the seventh train from the livery wave that has its own carriages that were purchased by PT KAI. Popular Train
Tag harga tiket ka jaka tingkir Jadwal Kereta Api Jaka Tingkir Berikut ini Saya sampaikan Jadwal Kereta Api Jaka Tingkir terbaru untuk keberangkatan Januari - Mei - Juni - Desember 2022.
Kereta api Jaka Tingkir Jawa ꦱꦼꦥꦸꦂꦗꦏꦠꦶꦁꦏꦶꦂ, translit. Sepur Jaka Tingkir merupakan layanan kereta api penumpang kelas ekonomi plus yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia Persero untuk melayani lintas Solo Purwosari–Pasar Senen via Purwokerto–Cirebon Prujakan dan sebaliknya. Kereta api Jaka Tingkir ka Jaka tingkir Pasar Senen ⇋ Purwosari Kereta api Jaka Tingkir saat melintas di Tambun, Bekasi setelah berpapasan dengan JR 205 122Informasi umumJenis layananKereta api antarkotaStatusBeroperasiDaerah operasiDaerah Operasi VI YogyakartaPendahuluKereta api Bengawan TambahanMulai beroperasi8 Desember 2013Operator saat iniPT Kereta Api IndonesiaJumlah penumpang penumpang per hari rata-rata[butuh rujukan] Lintas pelayananStasiun awal PurwosariJumlah pemberhentianLihatlah di bawahStasiun akhirPasar SenenJarak tempuh568 kmWaktu tempuh rerata8 jam 38 menit[1]Frekuensi perjalananSatu kali keberangkatan tiap hariJenis relRel beratPelayanan penumpangKelasEkonomi PlusPengaturan tempat duduk80/64 tempat duduk disusun 2-2 kelas ekonomi plus, kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkanFasilitas restorasiAdaFasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator hiburanTidakTeknis sarana dan prasaranaLebar mmElektrifikasi-Kecepatan operasional80 100 km/jamPemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RINomor pada jadwal257-258Peta rute Lintas KA Solo-Yogyakarta-Kutoarjo-Jakarta Untuk Kereta api Mulai 1 Oktober 2021 Senja Utama Solo Solo Balapan-Jakarta Pasar Senen Mataram Jakarta Pasar Senen-Solo Balapan Fajar Utama Solo Solo Balapan-Jakarta Pasar Senen Bengawan Jakarta Pasar Senen-Purwosari Jaka Tingkir Solo Purwosari-Jakarta Pasar Senen Progo Jakarta Pasar Senen-Yogyakarta Lempuyangan Bogowonto Jakarta Pasar Senen-Yogyakarta Lempuyangan Gajahwong Yogyakarta Lempuyangan-Jakarta Pasar Senen Fajar dan Senja Utama Yogya Yogyakarta-Jakarta Pasar Senen Sawunggalih Jakarta Pasar Senen-Kutoarjo Kutojaya Utara Jakarta Kota-Kutoarjo Legenda Ke Surabaya Solo Balapan Y AS JS K2S K4S K6S S1 Ke Wonogiri Purwosari BK K2S Klaten AS Jawa TengahDI Yogyakarta Lempuyangan Yogyakarta Y P YA K2J Jembatan Kali Progo Wates YA ke YIA DI YogyakartaJawa Tengah Jembatan Kali Bogowonto Kutoarjo P P1 Kebumen Karanganyar Gombong Terowongan Ijo Sumpiuh Kroya KD JS Ke Cilacap, Bandung Terowongan Kebasen Jembatan Kali Serayu Terowongan Notog Purwokerto K1BM K3BM B1 Jembatan Sakalimolas Bumiayu KD JS Ke Tegal Ketanggungan Jawa TengahJawa Barat Ciledug Ke Semarang Cirebon Prujakan KG Cirebon Jatibarang Haurgeulis Ke Bandung Cikampek LW Cikarang C LW Bekasi C TP1 TP2 TP3 Jawa BaratDKI Jakarta Jatinegara C 4K 5 5C 5D 5E 5K 7F 7M 10 11 11V Ke Gambir Pasar Senen C 2 2A 2D 5 5K 7F ke Tanjung Priok Jakarta Kota B TP 1 4M 5K 9B 12 Keterangan 1. Stasiun terminus kereta api Stasiun terminus kereta api Solo Balapan KA Fajar/Senja Utama Solo, KA Mataram Purwosari KA Bengawan, KA Jaka Tingkir dan KA Purwosari Lempuyangan Bogowonto, Gajahwong dan Progo Yogyakarta KA Fajar/Senja Utama Yogya Kutoarjo KA Sawunggalih dan KA Kutojaya Utara 2. Stasiun pemberhentian Sebagian besar KA arah Jakarta berhenti di Bekasi, kecuali KA Fajar Utama Yogya dan Bogowonto KA Fajar/Senja Utama Yogya dan Senja Utama Solo berhenti di Cirebon, sedangkan lainnya berhenti di Cirebon Prujakan Hanya KA Jaka Tingkir arah Lempuyangan saja yang berhenti di Cikampek Hanya KA Bogowonto arah Lempuyangan, Gajahwong arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Haurgeulis Hanya KA Bengawan arah Purwosari, Jaka Tingkir arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Jatibarang Hanya KA Bengawan arah Jakarta, Bogowonto, dan Gajahwong yang berhenti di Ciledug Hanya KA Fajar Utama Yogya arah Jakarta dan Gajahwong arah Lempuyangan saja yang berhenti di Ketanggungan Hanya KA Fajar Utama Yogya, KA Jaka Tingkir, dan KA Gajahwong yang berhenti di Bumiayu Hampir semua KA di atas berhenti di Kroya, kecuali KA Senja Utama Solo arah Solo, Jaka Tingkir arah Lempuyangan, Bengawan arah Purwosari, Progo arah Lempuyangan, dan Fajar Utama Yogya arah Jakarta Hanya sebagian kecil KA arah Jakarta saja yang berhenti di Sumpiuh KA Bengawan dan Mataram Hampir semua KA di atas berhenti di Gombong, kecuali KA Senja Utama Yogya arah Yogyakarta, Jaka Tingkir arah Lempuyangan, Fajar Utama Yogya, dan Mataram Hanya KA Gajah Wong arah Jakarta dan Fajar Utama Yogya arah Yogyakarta saja yang berhenti di Karanganyar Hampir semua KA di atas berhenti di Kebumen, kecuali KA Senja Utama Solo arah Jakarta, Jaka Tingkir arah Jakarta, Progo arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya Hanya KA Bogowonto saja yang berhenti di Jenar Hampir semua KA di atas berhenti di Yogyakarta, kecuali KA Mataram arah Lempuyangan, Jaka Tingkir, Bengawan, dan Progo Hanya KA Senja Utama Solo saja yang melintas langsung di Wates, Lempuyangan, dan Purwosari Hanya KA Senja Utama Solo dan Bengawan yang berhenti di Klaten Hanya KA Sawunggalih dan KA Bengawan yang berhenti di Cikarang 3. Keterangan Nama kereta api dicoret menandakan berhenti operasi sementara waktu akibat pandemi COVID-19. Nama "Jaka Tingkir" berasal dari salah satu penguasa monarki dari Kerajaan Pajang, Joko Tingkir, dengan gelar "Sultan Hadiwijaya".
.